next up previous
Next: Receivable Journal Up: Accounting Summary Previous: Pendahuluan

Dasar Teori

Di sini saya mencoba sedikit mereview alur akuntansi.
Pada dasarnya siklus akuntansi dapat dibagi sebagai berikut :

  1. membuat atau menerima bukti pencatatan
    biasanya sebuah perusahaan mempunyai form voucher (bukti pencatatan) sendiri
    bukti lain bisa berupa sebuah kuitansi
  2. mencatat dalam buku jurnal
  3. memindahkan data jurnal ke buku besar
  4. pembuatan laporan keuangan

untuk dikoreksi contoh-contoh yang diberikan perlu diatur sedemikian rupa hingga bisa dijadikan bahan test software yang dikembangkan
juga untuk didiskusikan mengenai istilah akuntansinya,
terus terang, aku bukan orang akuntansi

Contoh 1 Pada tanggal 11 Mei 2001 Pak Presiden menginvestasikan uang sebesar 15 juta rupiah dan sebuah kendaraan senilai 25 juta rupiah untuk mendirikan Lembaga Pendidikan LinuxGuiden.

Ketika hal ini dicatat maka proses pencatatan vouchernya (sebagai general voucher) adalah sbb:

Tanggal 11 May 2001
Doc Bukti 001
Keterangan investasi awal
Acc Id Acc Name Debit Kredit
K01 Kas 15 jt  
C01 Kendaraan 25 jt  
M01 Modal Presiden 0 40 jt

langkah selanjutnya adalah mencatat ke dalam jurnal umum ( general journal ) sbb :
Jurnal Umum
Tgl bukti nama perkiraan Debet Kredit
May 2001 11 001 kas 15 jt -
- - - kendaraan 25 jt -
- - - modal presiden - 40 jt

Indonesia menganut sistem balance, di mana nilai kredit dan debit selalu seimbang. dengan rumusan dasar seperti berikut :
HARTA = UTANG + MODAL + PENDAPATAN - BEBAN

kas dan kendaraan termasuk ke dalam turunan harta sedangkan modal pak presiden termasuk ke dalam modal

berikut contoh ke dua

Pada tanggal 12 Mei 2001 dibeli peralatan 10 jt, dengan dibayar tunai sebesar 3 jt, sisanya 5 bulan kemudian.

adapun proses jurnalnya sbb : fix : multi currency model

Tanggal 12 May 2001
No Bukti 002
Keterangan Beli barang baru untuk bla bla bla
Acc Id Acc Name Debit Kredit
K01 Peralatan 10 jt  
M01 Kas 0 3 jt
M01 Utang 0 7 jt

Perhatikan kali ini pemasukan nilai untuk akun kas berada pada posisi kredit. Untuk menentukan debet dan kredit didasarkan pada tabel berikut :

Akun Bertambah Berkurang
Harta Debit Kredit
Utang Kredit Debit
Modal Kredit Debit
Pendapatan Kredit Debit
Beban Debit Kredit

setelah proses pencatatan dilakukan, selanjutnya adalah proses posting, yaitu pemindahan pos-pos jurnal ke buku besar.

untuk buku besar akun kas :
Tgl Uraian Ref Debet Kredit Sisa
- - Debet Kredit
Mei 2001 11 inves 001 15 jt - 15 jt -
- 12 beli bla 002 - 3 Jt 12 -

Begitu juga dengan buku besar modal dan utang usaha. Ketika sebuah transaksi telah diposting, maka dia tidak bisa diganggu gugat. Kalaupun memang terjadi kesalahan maka akan dibuatkan sebuah jurnal pembalik, serupa seperti jurnal asli hanya saja nilai yang di debet, sekarang ke kredit dan yang kredit, sekarang di debet sehingga menjadi nol (debet=kredit). setelah itu dibuat jurnal yang baru, yang benar.

Selain itu juga ada sebuah jurnal yang dinamakan jurnal penyesuaian, ada pun hal-hal yang membutuhkan penyesuaian adalah :
1. suatu transaksi sudah dicatat, tapi perlu dikoreksi agar mencerminkan keadaan yg sebenarnya, seperti beban dibayar di muka
2. suatu transaksi yg sudah terjadi tapi belum dicatat, seperti penyusutan aktiva.

misalkan ada sebuah transaksi seperti berikut :
Dibayar uang sewa gedunng 1.200.000 untuk jangka waktu 1 tahun, tgl 13 Mei 2001
transaksi ini akan dicatat ke dalam general voucher sbb:

Tanggal 13 Mei 2001
Doc Bukti 004
Keterangan Sewa gedung untuk 1 tahun
Acc Id Acc Name Debit Kredit
S01 Sewa bayar dimuka 1,2 jt  
K01 Kas 0 1,2 jt

transaksi di atas tidak menjelaskan keadaan sebenarnya untuk bulan Mei, karena yang seharusnya dibayarkan untuk bulan Mei adalah 1,2 jt dibagi 12 atau sama dengan 100.000 di sini dibutuhkan penyesuaian, pada akhir bulan, yang dicatat dalam adjusment voucher sbb:

Tanggal 31 Mei 2001
Doc Bukti 005
Keterangan penyesuaian sewa gedung bln ini
Acc Id Acc Name Debit Kredit
B01 Beban Sewa 100.000  
S01 Sewa dibayar dimuka 0 100.000

langkah selanjutnya adalah pembuatan laporan-laporan, yang didasarkan pada akun-akun yang ada, seperti :

laporan trial balance atau neraca sisa, digunakan untuk mengecek apakah semua transaksi sudah balance, disini semua akun dilist
laporan penyesuaian
laporan neraca, hanya menyangkut akun harta, modal, utang
laporan laba rugi, hanya menyangkut akun pendapatan dan beban
selain itu ada laporan yang bersifat perbandingan untuk 2 tahun, tahun berjalan dan tahun sebelumnya.
seperti laba rugi dan neraca

fix me : contohnya laporan diatas



Subsections
next up previous
Next: Receivable Journal Up: Accounting Summary Previous: Pendahuluan
Tedi Heriyanto 2001-05-18